Universitas Surabaya (UBAYA) sukses menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026. Mengusung semangat persatuan dan kebinekaan, rangkaian acara diwarnai dengan penganugerahan Parade Prestasi bagi puluhan mahasiswa berprestasi, pergelaran kompetisi peragaan busana adat UBAYA Fashion Culture, serta pesan semangat dari Wakil Rektor III UBAYA.
Rangkaian kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung khidmat di lapangan kampus, yang kemudian dilanjutkan dengan panggung apresiasi Parade Prestasi bagi para mahasiswa yang telah mengharumkan nama UBAYA di tingkat regional, nasional, hingga internasional sepanjang periode September 2025 hingga Oktober 2026. Di bidang akademik dan penalaran, apresiasi tinggi diberikan kepada tim inventor "Dauroma" (parfum dari limbah buah) dari Fakultas Teknik: Nicole Olivia, Christopher Kayne, Selena Hans, dan Fransiskus Hendra, yang berhasil meraih pendanaan P2MW serta medali perunggu KMI Expo 2026; Jordy Santosa dari Fakultas Farmasi peraih medali perak ONMIPA Kimia 2026 dan Juara 2 BRINATHON 2026 bersama Zensky Feriadi dan Maureen Livitasari; serta para jawara esai dan karya tulis seperti Richie Devalino, Viola Fay, Agussalim, Dave Sebastian, dan Isaac Charis. Dominasi prestasi berlanjut di cabang olahraga melalui Tim Basket Putri UBAYA yang menyabet Juara 1 Campus League Nasional 2026; atlet wushu Michael Arroll (13 emas) dan Jessie Djalimin (9 emas); atlet karate Ribka Levina dan Marvell Nicholla; atlet bela diri Febri Sulistyo, Jason Theodorus, dan Jonathan Wijaya; perenang Ananda Caraka (34 kemenangan) dan Jennifer Alexa (29 kemenangan); hingga empat mahasiswa Fakultas Teknik (Rasyel Abiyu, Jonathan Wahyu, Ramadhani Setiawan, Aldo Yanuar) yang dipanggil memperkuat tim nasional bridge Indonesia. Panggung apresiasi ditutup oleh deretan mahasiswa berprestasi bidang seni seperti Daven Edberto (Juara 1 Peksimida Jatim 2026), Tim Paduan Suara UBAYA (medali perak Pesparawi 2026), serta Muhammad Habil Yustian yang memborong 7 penghargaan bidang fotografi dan videografi.

Setelah barisan mahasiswa berprestasi menginspirasi seluruh peserta upacara, acara berlanjut ke segmen yang paling semarak, yaitu kompetisi UBAYA Fashion Culture. Pergelaran fashion show busana adat ini menampilkan 7 tim berpasangan yang mewakili berbagai fakultas dan politeknik, di mana setiap pasangan memeragakan keindahan, keunikan detail, serta nilai estetika baju adat tradisional dari pelbagai daerah di Nusantara. Para peserta berlenggak-lenggok di atas red carpet dengan penuh percaya diri sembari memamerkan pesona dan filosofi pakaian adat yang mereka kenakan. Di penghujung peragaan busana, dewan juri secara resmi mengumumkan para pemenang kompetisi fashion show, di mana gelar kehormatan Winner, 1st Runner Up, dan 2nd Runner Up dianugerahkan kepada pasangan-pasangan terbaik yang berhasil memukau juri melalui keserasian, penjiwaan budaya, dan penampilan panggung yang memikat.
Sebagai penutup rangkaian perayaan, Wakil Rektor III UBAYA Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Dra. apt. Christina Avanti, M.Si., membagikan pandangan mendalam terkait urgensi peringatan Sumpah Pemuda bagi civitas akademika. Beliau menjelaskan bahwa tradisi mengenakan pakaian adat nusantara pada momen Sumpah Pemuda merupakan bentuk penjabaran dari statuta dan nilai-nilai luhur UBAYA yang menjunjung tinggi pluralisme dan multikulturalisme. Mengenang peristiwa bersejarah tahun 1928, beliau menekankan bagaimana para pemuda Indonesia dari berbagai latar belakang suku dan daerah kala itu bersatu demi mewujudkan tekad satu tumpah darah, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia. Tak lupa, Prof. Christina memberikan wejangan berharga agar para mahasiswa mengoptimalkan masa mudanya. "Gunakan kesempatan selama masih muda ini untuk senantiasa berkarya dan berinovasi. Jangan mager (malas gerak), jangan malas, semua harus dicoba dan berprestasilah," tutur beliau dengan penuh semangat. Beliau berpesan bahwa fondasi karakter dan prestasi yang dibangun selama masa kuliah akan menjadi bekal utama dalam menempuh dunia kerja kelak, sembari mengajak mahasiswa untuk senantiasa memegang teguh semangat kebersamaan dan saling mendukung demi sukses bersama.